Sunday, April 19, 2020

LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH

LANGKAH-LANGKAH METODE ILMIAH


Dalam metode ilmiah langkah awal suatu penelitian adalah melakukan perencanaan. Perencanaan ini sangat penting untuk keberhasilan suatu eksperimen. Oleh karena itu, rancanglah suatu rencana penelitian secara runtut dan mendetail. Berikut ini langkah-langkah dalam metode ilmiah:
  1. Merumuskan Masalah
    Penelitian dimulai dengan merumuskan masalah. Proses kegiatan ilmiah dimulai ketika kita tertarik pada suatu hal. Ketertarikan ini karena manusia memiliki sifat perhatian. Pada saat kita tertarik pada sesuatu, sering timbul pertanyaan dalam pikiran itu. Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan sehingga masalah tersebuut menjadi jelas batasan, kedudukan, dan alternatif cara untuk memecahkan masalah tersebut.
  2. Pembuatan Kerangka Berfikir
    Pembuatan kerangka berfikir merupakan argumentasi yang menjelaskan hubungan antar berbagai faktor yang berkaitan dengan objek yang dapat menjawab permasalahan. Pembuatan kerangka berfikir menggunakan pola berfikir logis, analitis,dan sintesis atas keterangan-keterangan yang diperoleh dari berbagai sumber informasi. Hal itu diperoleh dari wawancara dengan pakar atau dengan pengamatan langsung.
  3. Menemukan HipotesisSetelah berhasil merumuskan masalah, kita dapat mengajukan jawaban sementara atas pertanyaan yang bernama lain hipotesis, Hipotesis itu harus logis dan diajukan berdasarkan fakta. Hipotesis digali dari penelusuran referensi teoritis dan mengkaji hasil-hasil penelitian sebelumnya.
  4. Menetapkan variabel 
    Variabel percobaan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Ada tiga jenis variabel yaitu
    a.Variabel bebas: Variabel yang sengaja diubah-ubah untuk dilihat pengaruhnya terhadap hasil percobaan
    b.Variabel terikat: Variabel yang diukur atau diamati sebagai hasil percobaan.
    c.Variabel tetap: Variabel yang tidak dapat diubah.
  5. Menetapkan Prosedur Kerja
    Prosedur kerja merupakan langkah-langkah yang terperinci dan runtut. Urutan langkah kerja ini dibuat ringkas namun dapat menggambarkan secara tepat pekerjaan yang harus dilakukan. Data tersebut dapat memudahkan pelaksanaanya, langkah kerja sebaiknya dibuat dalam bentuk diagram alir.
  6. Mengumpulkan Data
    Setiap gejala yang terjadi dalam percobaan harus dicatat saat itu juga. Dengan begitu, teman-teman dapat memperoleh data yang lebih akurat. Selanjutnya, kalian perlu mengorganisasi untuk memudahkan dalam menganalisis dan mengumpulkan hasil percobaan. Oleh karena itu, perlu menyiapkan table data pengamatan sebelum melakukan percobaan.
  7. Mengolah dan Menganalisis Data
    Table dan grafik merupakan alat yang sangat bermanfaat untuk mrnyusun dan menganalisis data. Table dan grafik ini menampilkan bagaimana variable terikat berubah secara respon terhadap perubahan variabel bebas. Analisis data juga dapat dilakukan dengan menggunakan program komputer untuk pengolahan data.
  8. Membuat kesimpulan
    Hasil analisis data menghasilkan suatu pola atau kecendrungan. Pola ini dapat dijadikan landasan untuk menarik sebuah kesimpulan. Penarikan kesimpulan merupakan penilaian apakah sebuah hipotesis yang dijadikan itu ditolak atau diterima. Hipotesis yang diterima dianggap sebagai bagian dari pengetahuan ilmiah, sebab telah memenuhi persyaratan keilmuan. Syarat keilmuan yakni mempunyai kerangka penjelasan yang konsisten dengan pengetahuan ilmiah sebelumnya serta telah teruji kebenarannya. Melalui kesimpulan maka akan terjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan dapat dibuktikan kebenarannya.

    CONTOH METODE ILMIAH

    Contoh Metode Ilmiah Biologi tentang Tumbuhan   
    I.            Masalah:

    Pengaruh manusia sebagai faktor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan


     II.            Rumusan Masalah:

    Apakah manusia berpengaruh terhadap pertumbuhan tumbuhan? Bagaimana keadaan tumbuhan yang dirawat secara baik oleh manusia, dan keadaan tumbuhan yang tidak dirawat?


     III.            Observasi:

    Mengamati tumbuhan yang selalu dipelihara, dirawat, diberi air dan diberi pupuk oleh manusia,tumbuhan tersebut tumbuh dengan subur.


     IV.            Hipotesis
    Mungkin tumbuhan akan tumbuh subur oleh manusia.

    V.            Eksperimen:


    1. Tujuan:

    Untuk mengetahui pengaruh manusia faktor luar terhadap pertumbuhan   tumbuhan

    2. Alat dan bahan untuk melakukan eksperimen tersebut adalah:

    ·      2 pot ukuran sama

    ·      2 tanaman sejenis dan seukuran

    ·       Tanah

    ·      Pupuk

    ·       Air

    ·       Alat tulis
    3. Cara Kerja

    a)   Isi pot 1 dengan tanah,tanaman,dan pupuk lalu disiram.

    b)   Isi pot 2 dg tanah, tanaman tanpa diberi pupuk lalu diberi air. 

    c) Rawat tanaman dalam pot 1 secara baik,sementara tanaman dalam pot 2 dibiarkan  atau tidak dirawat, 

    d)  Amati tanaman dalam pot 1 dan pot 2 (daun,batang,dahan) lalu bandingkan ke 2 tanaman tersebut.

     VI. Kesimpulan:

    Setelah melakukan eksperimen kemudian dengan mengamati tanaman tersebut selama beberapa hari hasil yang saya dapat adalah:

    Tanaman pada pot 1 tumbuh dengan baik dengan daun, batang dan dahan tumbuh sempurna,Tanaman pada pot 2 tumbuh sebaliknya, tumbuh dengan tidak baik dengan daun, batang dan dahan tidak tumbuh dengan sempurna,bahkan terlihat layu.

    Jadi, manusia sebagai faktor luar sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tumbuhan, baik tidak nya tumbuhan tersebut tumbuh.

No comments:

Post a Comment